Siapakah Pemimpin Yang Paling Baik??

Pagi ini betul-betul buta, bukan hanya pagi buta. Jam menunjukkan 4.38 WIB. Setelah begadang semalaman entah apa yang dilakukan, tanpa internet, tanpa HP seperti biasanya. Hanya duduk termenung tak tahu apa yang dipikirkan. Hemmmm.

Tidak terasa adzan subuh terdengar, cuci muka nich kayaknya akan lebih asyik. Selepas ambil wudhu kedapur mau minum, eh ternyata air pada habis. Tanpa pikir panjang ambil panci, isi air dan di rebus (hemat, irit, dan sehat).

Jika kemaren posting Siapakah orang paling beruntung? eh, sewaktu menyalakan kompor kok terlintas untuk membuat posting seperti  judul posting ini. Sempat berpikir apa yang akan dijadikan posting dengan judul tersebut. Ah udah ah tidak usah di pikir, ada ide posting, tidak ada ya udah santai aja, masa posting aja harus pakai ribet.

Clingak clinguk lihat-lihat blog di buta-buta pagi ini, eh ternyata ada spam juga yang nyangkut, hapus dan BW walau tidak update posting, nah dari BW ini ide yang sempat terpikirkan betul-betul terpancing melalui posting Ketika Cerai menjadi Pilihan. Oke, sebetulnya siapa sih pemimpin yang baik itu?? (selain Nabi Muhammad)

Membicarakan para pemimpin kaliber internasional sepertinya saya tidak mengenal mereka-mereka yang kata top leaders atau segala macam, mau membahas leader negeri ini akan ada pro kontra. Apakah Soekarno, Atau Soeharto, atau siapa yang meneruskan pemerintahan negeri ini, ataukah para leader perusahaan atau bentuk apapun yang merupakan biografi seorang pemimpin.

Bos di sebuah lembaga, instansi atau perusahaan tentu bukan pemimpin yang terbaik, ada saja bawahan yang merasa begini dan begitu, bahkan seorang suami atau bapak belum tentu selalu cocok dalam kepemimpinan dalam keluarga.

Kita (saya) sebagai seorang individu sebenarnya adalah seorang pemimpin. We Are a Top leader (benar kagak nulisnya), pemimpin yang harus bisa memimpin dan mengendalikan emosi, mengendalikan hawa nafsu dan banyak hal tentang kepemimpinan diri ini. Sudah bisakah kita memimpin diri kita? Sudah layakkah kita menjadi seorang pemimpin dan memimpin banyak orang? Tanyakan pada diri kita. Jika kita mampu memimpin diri kita, kitalah pemimpin yang terbaik.

:D :D :D , posting ini hanyalah buah pemikiran lepas tanpa arah dan tujuan. Sebagai ungkapan yang harus saya ungkapkan agar terhindar dari jerawat batu. Ada pro dan kontra silahkan. Jika ada hal yang baik merupakan suatu kebetulan, kesalahan adalah kebodohan dari seorang yang belajar berpikir dan menulis, menjadi seorang blogger yang hanya bisa menulis.

Salam jabat erat dari pamekasan madura untuk para pemimpin di dunia ini.

36 Tanggapan untuk Siapakah Pemimpin Yang Paling Baik??

  1. Dhenok Habibie mengatakan:

    “Jika kita mampu memimpin diri kita, kitalah pemimpin yang terbaik.”.. hmm, intinya kalimat itu kan mas?? dan dhe suka.. :D

  2. nique mengatakan:

    I am a top leader for myself. For others? Dunno, I have to asked them hehehe

    Bila saya boleh menyimpulkan, keadaan negeri yang sekarang ini disebabkan oleh individu2 yang BELUM menjadi pemimpin yang terbaik untuk dirinya sendiri, begitukah Cak Citro?

  3. nurrahman mengatakan:

    betul, kita adalah pemimpin diri sendiri yg kelak juga akan dimintai pertanggungjawaban, melawan nafsu pribadi adalah yg plg sulit :)

  4. Mabruri Sirampog mengatakan:

    belajar memimpin diri sendiri dulu untuk bisa menjadi pemimpin yg baik ketika sudah berada di luar.. :D

  5. M Mursyid PW mengatakan:

    Apa yang kita pikirkan itulah yang akan terjadi. Ketika kita berpikir kita pemimpin terbaik, hal itu akan memmbimbing kita menjadi pemimpin terbaik sungguhan. Menurut saya begitu.

  6. ndop mengatakan:

    susah mas jadi pemimpin itu, makanya saya selalu menolak kalau dipilih.. heheheh

  7. dhila13 mengatakan:

    berat bahasannya :D

  8. NURA mengatakan:

    ass
    pemimpin baik adalah pemimpin yang beriman, bijak serta bertanggungjawab.
    makin keren dan mantap Wpnya.

  9. riez mengatakan:

    Sulit kalo ditanya begitu…tapi Nabi Muhammad sangat patut diteladani kepemimpinannya

  10. ysalma mengatakan:

    pemimpin yang harus terus belajar, mendengar dan membuka matanya.