Siapakah Pemimpin Yang Paling Baik??
25 Oktober 2011 36 Komentar
Pagi ini betul-betul buta, bukan hanya pagi buta. Jam menunjukkan 4.38 WIB. Setelah begadang semalaman entah apa yang dilakukan, tanpa internet, tanpa HP seperti biasanya. Hanya duduk termenung tak tahu apa yang dipikirkan. Hemmmm.
Tidak terasa adzan subuh terdengar, cuci muka nich kayaknya akan lebih asyik. Selepas ambil wudhu kedapur mau minum, eh ternyata air pada habis. Tanpa pikir panjang ambil panci, isi air dan di rebus (hemat, irit, dan sehat).
Jika kemaren posting Siapakah orang paling beruntung? eh, sewaktu menyalakan kompor kok terlintas untuk membuat posting seperti judul posting ini. Sempat berpikir apa yang akan dijadikan posting dengan judul tersebut. Ah udah ah tidak usah di pikir, ada ide posting, tidak ada ya udah santai aja, masa posting aja harus pakai ribet.
Clingak clinguk lihat-lihat blog di buta-buta pagi ini, eh ternyata ada spam juga yang nyangkut, hapus dan BW walau tidak update posting, nah dari BW ini ide yang sempat terpikirkan betul-betul terpancing melalui posting Ketika Cerai menjadi Pilihan. Oke, sebetulnya siapa sih pemimpin yang baik itu?? (selain Nabi Muhammad)
Membicarakan para pemimpin kaliber internasional sepertinya saya tidak mengenal mereka-mereka yang kata top leaders atau segala macam, mau membahas leader negeri ini akan ada pro kontra. Apakah Soekarno, Atau Soeharto, atau siapa yang meneruskan pemerintahan negeri ini, ataukah para leader perusahaan atau bentuk apapun yang merupakan biografi seorang pemimpin.
Bos di sebuah lembaga, instansi atau perusahaan tentu bukan pemimpin yang terbaik, ada saja bawahan yang merasa begini dan begitu, bahkan seorang suami atau bapak belum tentu selalu cocok dalam kepemimpinan dalam keluarga.
Kita (saya) sebagai seorang individu sebenarnya adalah seorang pemimpin. We Are a Top leader (benar kagak nulisnya), pemimpin yang harus bisa memimpin dan mengendalikan emosi, mengendalikan hawa nafsu dan banyak hal tentang kepemimpinan diri ini. Sudah bisakah kita memimpin diri kita? Sudah layakkah kita menjadi seorang pemimpin dan memimpin banyak orang? Tanyakan pada diri kita. Jika kita mampu memimpin diri kita, kitalah pemimpin yang terbaik.
, posting ini hanyalah buah pemikiran lepas tanpa arah dan tujuan. Sebagai ungkapan yang harus saya ungkapkan agar terhindar dari jerawat batu. Ada pro dan kontra silahkan. Jika ada hal yang baik merupakan suatu kebetulan, kesalahan adalah kebodohan dari seorang yang belajar berpikir dan menulis, menjadi seorang blogger yang hanya bisa menulis.
Salam jabat erat dari pamekasan madura untuk para pemimpin di dunia ini.










Yang Berkomentar