Membuat posting yang SEO Friendly

Membuat posting yang seo friendly. Setelah cukup lama tidak update, akhirnya bisa juga menambah artikel blog yang dapat dikatakan tidak terurus ini. Satu minggu lebih tidak update posting dan segala macam kegiatan yang berkaitan dengan citromduro. Sekarang lagi belajar optimasi google adsense untuk menambah penghasilan (he..he… :D :D ), harap maklum jika komentar tidak terbalas.

Judul posting yang saya pergunakan pada posting ini berdasarkan hasil intip-intipan para master SEO dalam membuat sebuah artikel yang seo friendly. Bagi saya trick tersebut agak sulit dan memang sulit. Lebih baik menulis apa yang ingin ditulis, menjalani apa adanya sesuai dengan kemampuan. Apa itu keyword belum bisa dipahami, meski harus tetap belajar dan belajar.

Menurut para master seo tersebut, kata kunci penting untuk mendapatkan posisi yang baik dalam hasil pencarian, terlebih dalam penerapan kata kunci tersebut dalams sebuah blog, termasuk penerapan keyword dalam posting. Hasil intip-intipan tersebut kurang lebihnya seperti berikut:

  • Menentukan kata kunci pilihan, misalkan saja tips dan trik, atau kata yang mengandung news-news, atau mungkin berbau teknologi. (terserah dech pilihan masing-masing)
  • Membuat judul posting yang mengandung kata kunci (jangan sampai judul posting hamil 9 bulan)
  • Memasang kata kunci pada awal posting.
  • Memberikan decorasi highligh (bolt, italic, atau underline) pada kata kunci. Hal ini mungkin sekedar menegaskan kata kunci
  • Penyebaran kata kunci pada kisaran 2-7% (ada juga yang mengatakan maks 5,5%)
  • Posting minimal 300 kata (ada yang bilang lebih dari 200 kata)

Ringkasan intipan kurang lebih demikian. Namun bagaimana mengetahui prosentase penyebaran kata kunci dalam sebuah posting? Kalau langkah yang lain mungkin bisa dilakukan manual, tapi kalau menghitung penyebaran keyword dibutuhkan super calculator dan ketidak malasan untuk menghitungnya. :D :D :D .

Untuk menghitung prosentase pemerataan keyword (keyword density) dapat mempergunakan add-ons Search Status. Dengan add-ons terintegrasi dengan mozilla firefox, kekuatan keyword dalam sebuah posting dapat diketahui dengan mudah, tanpa harus menghitung jumlah kata dalam posting, kemudian menghitung jumlah kata kunci yang sudah dimasukkan. :D :D :D capek dech….

Dengan :D :D :D simpul, saya akhiri posting yang tidak bermutu ini dengan ucapan terima kasih atas kesediannya menyasarkan diri disini.

Obsesi dan Usaha = Hasil

Obsesi, Hiii….hii… apa sih obsesi? Cari dulu apa arti obsesi menurut om google sebagai eyang mesing pencari yang telah memberikan segudang informasi kalau mau dicari. Apapun bisa diperoleh dan didapat dengan bantuan om google, bahkan untuk mendapatkan sebatang rokokpun juga bisa (betul tidak ya????)

Menurut artikata.com setelah melakukan pencarian dengan kata kunci obsesi, di temukan definisi sebagai berikut:

definisi obsesi adalah ide, pikiran, bayangan, atau emosi yang tidak terkendali, sering datang tanpa dikehendaki atau mendesak masuk dalam pikiran

Kalau dibilang emosi yang tidak terkendali seperti kurang tepat ya? Bagi saya obsesi bisa disamakan dengan cita-cita atau keinginan yang memberikan dukungan untuk bertindak dan berbuat untuk tercapainya suatu cita-cita atau keinginan tersebut. oke apakah itu benar atau salah, setiap pemikiran individu memiliki penafsiran berbeda dengan gaya bahasa yang khas tentunya, silahkan diluruskan kalau memang ada hal yang salah dengan apa yang telah saya definisikan tentang obsesi.

Obsesi dan Usaha = hasil. Kenapa saya menuliskan judul tersebut? Sebelum menjawab pertanyaan yang mungkin ada dari para pembaca, mari sedikit saya mencoba mendefinisikan tentang usaha.

Usaha menurut saya adalah segala kegiatan yang dilakukan, apakah itu bernafas, makan, berolah raga dan lain sebagainya. mungkin kalau dalam definisi ilmu fisika akan lain seperti apa yang saya pikirkan tentang definisi usaha tersebut. Segala kegiatan yang kita lakukan akan membutuhkan energi atau bahkan akan menghasilkan sebuah energi dan memerlukan tenaga untuk melakukan hal tersebut.

Misalkan kita bernafas, bernafas yang sepertinya adalah perbuatan yang ringan, tetap di butuhkan tenaga untuk bisa menghirup udara segar kedalam paru dan menghembuskan udara kotor dari dalam paru kita. itu membutuhkan tenaga dan harus berusaha untuk bisa bernafas, orang yang sudah meninggal tidak memiliki tenaga sehingga tidak bisa berusaha (betul tidak ya???)

Berdasarkan pemikiran singkat, padat, meskipun kurang jelas. itulah apa yang dapat saya definisikan tentang obsesi dan usaha. Posting ini hanya sekedar update saja, dan kenapa saya memilih judul tersebut karena selama ini (akhir-akhir ini) saya memiliki obsesi untuk mengenal lebih jauh tentang bisnis internet seperti paid review dan kebetulan juga google adsense.

Obsesi tersebut timbul setelah hampir satu tahun google adsense earning tidak pernah berubah dari angka 0. Timbulkan obsesi tersebut untuk mendapatkan duit melalui kegiatan online. biar tidak sekedar online dan browsing yang terkadang terhadang dengan hal yang kurang baik seperti gambar-gambar tidak senonoh walau segar di pandang mata.

Dari obsesi tersebut mulailah belajar tentang bisnis online. Awal dengan PPC (Paid Per Click), duit online tersebut saya tinggal karena sulit bagi saya yang malas untuk mendapatkan minimal balance dan di bayar. Sebetulnya awal adalah google adsense, namun karena tidak tahu bagaimana optimasinya jadi selama 1 tahun dibiarkan begitu saja tanpa earning. (soal ini dibahas nanti aja dech, sekarang fokus pada judul yang telah di rekayasa….)

Dari PPC beralih pada paid reviews dengan modal blog gratisan dari blogspot dan blog ini pada broker paid reviews yang menerima kehadiran blog gratisan sebagai publisher. Dan alhamdulillah meskipun tidak banyak hasil dari paid reviews telah memberikan kepuasan bagi saya dengan usaha mendapatkan uang dari internet. Berapa bulan terakhir pulsa untuk browsing sudah dibeli dengan rekening paypal.

Nah dari obsesi untuk mendapatkan uang dari internet, maka saya berusaha belajar, mendaftar pada broker, mengerjakan job, membuat rekening paypal dan akhirnya tercapai juga obsesi dilengkapi dengan usaha untuk mendapatkan uang dari internet meskipun sementara ini hanya cukup untuk biaya browsing dan sedikit buat teman browsing juga sih (rokok, kopi, dll).

Obsesi + Usaha = Hasil. Dengan apa yang menjadi obsesi, apa yang diinginkan. Usaha diperlukan untuk menggapai apa yang diinginkan, baru akan ada hasil. Cepat atau lambat faktor nasib juga menjadi dukungan.

Kalau dikatakan obsesi pikiran, emosi yang tidak terkendali, apakah itu salah? salah atau benar bukan merupakan suatu masalah. semuanya hanyalah definisi, namun bagaimana kita bisa mengendalikan apa yang kita inginkan, bukan dikendalikan oleh keinginan.

Nah apa obsesi sobat -sobat????

Tanpa Judul

Tidak terasa, ternyata sudah lebih 10 hari blog ini tidak update., Tidak tersentuh dan tidak diapa-apakan. Bingung apa yang mau dituliskan sehingga lahirlah tulisan tanpa judul ini. La terus Tanpa Judul itu apa? Tanpa Judul tapi Kok ada Judul Tanpa Judul.

Hal tersebut tidak perlu terlalu dipermasalahkan. Karena sama saja orang Jawa yang bertanya kepada orang Sunda. Baca tulisan ini lebih lanjut

Pingin Pasang Award Yang Begitu Menggoda

Disela-sela kesibukan dan menyibukkan diri untuk terhindar dari stress dan pemikiran yang macam-macam, menulis adalah satu cara untuk melepaskan semua penat. Menulis apa saja yang ingin ditulis meskipun itu hanya sekedar coretan benang kusut (bertanda kalau pikiran juga sedang kusut).

Jika sobat membaca posting-posting di blog ini satu persatu (tapi sempat tidak ya, atau mau tidak ya? saya aja yang punya malas membaca ulang, apalagi orang lain), akan ada penilaian seperti apa sih pola berpikir yang punya blog ini? Ya seperti itulah saya, tidak ada rekayasa karena memang aslinya sudah adanya seperti ini dari sedia kalanya. saya potong disini aja, silahkan klik untuk meneruskan Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 484 pengikut lainnya.