11 Februari 2011
oleh citromduro

- stylish-blogger-award
Kalau dari Judul yang saya berikan pada posting ini sepertinya akan membuat tulisan tentang tips dan trik untuk mendapatkan barang dengan murah. Dengan mendapat barang murah dan berkualitas tentu akan menghemat pengeluaran kantong yang sudah mulai bolong bahkan lobang besar yang tidak kuat menahan beban (diisi langsung keluar).
Murah, Diskon seakan kata pancingan untuk menarik perhatian konsumen. Siapa lagi yang menjadi sasaran penjual, kalau bukan kita sebagai konsumen. Menurut saya murah itu relatif, begitu pula sebaliknya. kalau murah relatif, maka mahal juga relatif.
Sebagian orang mengatakan barang A harganya mahal, namun sebagian orang menganggap harga barang tersebut lumrah sesuai dengan kualitas barang, bahkan ada sebagian yang menganggap barang tersebut sangat murah dibandingkan dengan manfaatnya.
Jadi apa sebetulnya yang dinamakan mahal? Apa yang dikatakan murah? Bagaimana mendapatkan barang dengan harga murah namun bukan murahan? Masih banyak pertanyaan lainnya, apa, bagaimana dan sebagainya.
Secara simple melalui cara berpikir otak kanan atau otak kiri, atau mungkin berpikir dari otak tengah dengan memanfaatkan semua otak untuk menghasilkan tulisan ini, lahirlah sebuah tips dan trik untuk mendapatkan barang murah dan tentu saja berkualitas.
Sebagai contoh, kita ingin memiliki gadget (ponsel) tablet dengan harga pasaran sekitar 5 jutaan (kemahalan atau terlalu murah sih?). Bagi saya barang tersebut sangat mahal, bahkan teramat sangat mahal. Alas an saya mengatakan tablet smarphone mahal karena bagi saya kemampuan belum ada, manfaat juga kurang.
Kapan barang itu akan murah, dan bagaimana mendapatkannya dengan kualitas terjamin dengan harga terjangkau? Menabung sesuai dengan keinginan. Kalau keinginan untuk memiliki barang tersebut sangat kuat, maka biasanya kita akan berusaha untuk menyisihkan sedikit uang sebagai tabungan untuk mendapatkan barang tersebut.
Kalau ada yang bisa ditabung, kalau tidak? Berdoa dan berusaha, semoga Tuhan memberikan rejeki agar kita dapat menabung dan membeli barang tersebut, atau berdoa semoga ada orang yang baik hati mau membelikan barang tersebut (ada tidak ya?).
Jadi tidak ada barang mahal kalau sudah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, lebih-lebih barang mahal tapi hasil hibah orang lain, akan menjadi barang yang super murah walaupun akan tetap menjadi barang yang sangat berharga. Baca tulisan ini lebih lanjut
-7.030159
113.550761
Yang Berkomentar