Tidak Lulus Bukan Kegagalan
21 Juni 2009 3 Komentar
Ujian Nasional walau bukan secara mutlak namun dominan dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan siswa dalam menempuh studi selama disekolah. sehingga saat pengumuman kelulusan banyak apresiasi yang dilakukan oleh siswa – siswa baik tingkat SLTP ataupun SLTA. aksi corat – coret seragam sekolah, konvoi bersama dan masih banyak lagi apresiasi yang diuangkan sebagai ungkapan rasa bahagia atas keberhasilannya menempuh Ujian Nasional dengan hasil Lulus. Sementara disisin lain beberapa siswa yang meratap, termenung banhakn menangis meratapi nasib mereka yang dinyatakan tidak lulus.Kali ini saya tidak akan membahas siswa yang lulus dengan segala luapan kebahagiaan atas kelulusannya. kali ini saya mencoba menuliskan tentang siswa yang tidak lulus dan semoga menjadikan semangat bagi kemajuan dihari esok.
Bagi mereka yang tidak lulus jangan berkecil hati, hidup manusia bukan hanya ditentukan oleh kelulusan dalam menempuh pendidikan. lulus yang sebenarnya adalah keberhasilan dalam menjalani hidup dengan apa adanya. lulus sekolah dengan mendapat ijasah bukan berarti mereka lulus, tapi kalau melakukan kegiatan yang sudah melampaui batas kewajaran sebagai luapan kelulusan sekolah berarti mereka gagal, sementara bagi yang tidak lulus dapat menerima kenyataan yang pahit itu dengan kerelaan hati dan penuh lapang dada serta memikirkan cara untuk lebih memperbaiki diri atas kegagalan kali ini.
dijadikan pegangan dan diingat saja bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. lebih baik berakit kehulu dan berenang ketepian (dalam pepatah) dari pada kita berenang kehulu dan menaiki rakit untuk mencapai tepi sungai. rasa sakit hal yang biasa dalam kehidupan, tanpa rasa sakit atau pengorbanan maka manusia tidak akan bisa bersyukur atas karunia Tuhannya. Belajar dari kegagalan bisa dijadikan sebagai kunci kesuksesan, mungkin cara belajar yang kurang tepat, kedisiplinan dalam belajar atau ada hal lain yang menjadi kendala ketidak lulusan sekolah.
Ijasah bukanlah segalanya untuk menggapai cita-cita. kalau kita pernah melihat film laskar pelangi, Lintang dalam film tersebut seorang jenius namun tidak dapat melanjutkan sekolah dasar, namun dia tidak berkecil hati dalam menjalani bahtera hidup walau tanpa ijasah. dia tetap menjadi orang yang sukses dengan intelektual yang dimiliki walau tidak dapat dipungkiri di Negeri tercinta kita ini formalitas memiliki peran utama dalam menggapai cita dan kedudukan walau terkadang dengan title yang komplek namun kemampuan yang terbatas, sementara mereka yang mempunyai tingkat kemampuan yang cukup seakan terabaikan karena tidak memiliki ijasah (formalitas yang pantas). sekali lagi perlu diingat bahwa rejeki seseorang tidak diatur oleh ijasah. namun jangan berpikiran bahwa tidak sekolahpun kita juga bisa hidup. lebih baik kita mendapat pendidikan yang tinggi dan berkualitas sehingga dapat mencapai cita setinggi mungkin, namun jangan berkecil hati atas kegagalan di hari ini.
tulisan ini semoga dapat memberikan semangat bagi mereka yang gagal sehingga dapat memicu diri untuk maju dan lebih baik di hari esok.
KATA-KATA BIJAK
- Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda
- Berakit – rakit dahulu, berenang – renang ketepian










Tidak lulus tidak mengapa asal punya ilmu yang dapat dimanfaatkan untuk kerja yang tidak butuh ijazah… punya ijazah tapi ngak punya ilmu sama saja boong kan?
Makanya siswa dan siapa saja harus belajar untuk mendapatkan ilmu. Tidak punya ijazah tapi bisa mandiri, kan lebih baik…
betul kang
ijasah sekedar formalitas yang banyak dikejar kesana kemari
tapi lebih mantab memiliki ilmu yang ada legalitasnya kan
Ping-balik: Pingin Nulis Tentang Ujian Nasional « CITRO MADURA